Latar Belakang:
Dalam rangka memperingati HUT korps Marinir TNI AL yang ke-65, pada 15 November 2010
Sebagai salah satu event dalam kalender tahunan SAORS di tahun 2010
Visi & Misi:
Menghidupkan dan membesarkan kembali olahraga otomotif, speed offroad yang sempat vakum selama beberapa tahun terakhir
Sebagai awal dari pembentukan kembali masyarakat speed offroad Indonesia dan kalender Nasional Speed Ofrroad di tahun-tahun berikutnya
Lebih mendekatkan kegiatan olah raga offroad, khususnya speed offroad dengan kalangan militer Marinir TNI AL.
Sebagai Ajang pertukaran ilmu/keahlian (sharing knowledge) antara Marinir TNI AL dan komunitas speed Offroad di Indonesia
Mempererat silaturahim dan menjalin kerjasama yang membangun diantara Marinir TNI AL dan komunitas speed Offroad di Indonesia
Detail teknis kegiatan:
Nama Event: ”Marinir Speed Offroad Challange 2010” (Marinir Speed)
Jenis Kegiatan : Speed Offroad Competition
Tempat: Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang – Banten
Waktu : Jumat, 10 Desember 2010 – Minggu, 12 Desember 2010
Target Peserta : 100 offroader
Memperlombakan kelas
1. 4 cylinder classic < 1200cc
2. 4 cylinder – unlimited cc
3. 6 cylinder – unlimited cc
4. Free For (FFA) : 8 Cylinder – unlimited cc, booster & tubular
5. ALTO (SUV) 4 x 2
6. Srikandi (peserta perempuan)
Kendaraan yang menggunakan booster (supercharge, NOS, turbo)dan Kendaraan yang kurang dari 50% chasis asli atau monoque asli masuk ke kelas Free For All (FFA)
Memperebutkan Thropy Marinir dan TOTAL Hadiah Uang sebesar Rp. 130 juta !!
Juara 1 - 5 untuk setiap kelas + hadiah uang tunai Rp. 2 juta untuk setiap Fastest Time di setiap SS
Pendaftaran Rp. 850.000,- per mobil incl. asuransi, untuk kelas 4cyl, 6cyl dan FFA ; dan Rp. 400.000,- untuk kelas ALTO dan Srikandi
Informasi lebih lanjut dan Pendaftaran silahkan lihat di www.saors.org
Press Confrence/ Event Exposure akan dilakukan pada:
Hari/tgl: Rabu, 24 November 2010 , pk. 18:00WIB
Tempat: Bengkel KS Nusa - Jl. Pramuka Raya, Jakarta Pusat
(interallyers.blogspot.com)
Kamis, 25 November 2010
Sabtu, 20 November 2010
Visit Babel Time Rally 2010
Sriwijaya Air Visit Babel Rally 2010 di Belitong pada tanggal 5 Desember 2010, diselenggarakan dalam rangka memperingati satu dasawarsa (10 tahun) berdirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Adalah penyelenggaraan yang ke 2 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, penyelenggaraan pertama diadakan di Bangka pada awal bulan Mei 2010 yang lalu, yang juga merupakan seri Nasional Time Rally yang diikuti kurang lebih 100 mobil peserta, ini merupakan rekor peserta terbanyak time rally selama penyelenggaraan di luar pulau Jawa. Reli wisata ini melewati beberapa objek wisata yang menarik di Bangka.
Untuk penyelenggaraan yang ke dua di Belitong kali yang juga terkenal sebagai negeri Laskar Pelangi, terdiri dari 2 etape, start etape I pagi di Pantai Tanjung Pendam (Tanjung Pandan - Kabupaten Belitung), langsung menuju ke Manggar di Kabupaten Belitung Timur, rutenya melewati daerah daerah tujuan wisata yang exotis, finish etape.I. di Manggar, kota yang terkenal dengan 1000 warung kopi yang telah memecahkan rekor MURI.
Start etape II dari Manggar kembali menuju kota Tanjung Pandan lagi melalui jalur/objek wisata yang lain, finish di pantai Tanjung Pendam...sambil menunggu pengumuman pemenang diisi oleh hiburan dan game game, kejuaraan ini hanya ada 2 katagori, yaitu untuk umum dan instansi..Reli seri II di Belitong ini lebih ke Fun Rally, karena soal-soal yang diberikan tidak terlalu sulit, harapannya agar peserta dapat lebih banyak lagi, dan bisa diikuti oleh 1 keluarga. Jarak yang dilalui kurang lebih 180 km.
Silahkan liat objek-objek wisata di Belitong di www.visitbangkabelitung.com dan www.belitungisland.com.
Yusri Liputo
Ka. Bidang Promosi & Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan & Pariwisata
Provinsi Kep. Bangka Belitung
Tempat Pendaftaran Peserta Rally :
Bangka :
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Jl. Pulau Mendanau no. 2 Komp. Perkantoran Terpadu
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
No Telp (0717) 431143 No Fax (0717) 423115
Belitung :
• Pendaftaran : Ibu Upik.S
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Belitung
Jl. End. Sudirman No. 35 Tanjungpandan
Telp. (0719) 21035, Fax. (0719) 21035
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
• Pendaftaran : Pak Rusman (081809199026)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Belitung Timur
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
• Pendaftaran Levi Tour (Agus Levi)
Telp. 0817271339, (0719) 91460
Jl. Dsn Cemara I Manggar
Untuk penyelenggaraan yang ke dua di Belitong kali yang juga terkenal sebagai negeri Laskar Pelangi, terdiri dari 2 etape, start etape I pagi di Pantai Tanjung Pendam (Tanjung Pandan - Kabupaten Belitung), langsung menuju ke Manggar di Kabupaten Belitung Timur, rutenya melewati daerah daerah tujuan wisata yang exotis, finish etape.I. di Manggar, kota yang terkenal dengan 1000 warung kopi yang telah memecahkan rekor MURI.
Start etape II dari Manggar kembali menuju kota Tanjung Pandan lagi melalui jalur/objek wisata yang lain, finish di pantai Tanjung Pendam...sambil menunggu pengumuman pemenang diisi oleh hiburan dan game game, kejuaraan ini hanya ada 2 katagori, yaitu untuk umum dan instansi..Reli seri II di Belitong ini lebih ke Fun Rally, karena soal-soal yang diberikan tidak terlalu sulit, harapannya agar peserta dapat lebih banyak lagi, dan bisa diikuti oleh 1 keluarga. Jarak yang dilalui kurang lebih 180 km.
Silahkan liat objek-objek wisata di Belitong di www.visitbangkabelitung.com dan www.belitungisland.com.
Yusri Liputo
Ka. Bidang Promosi & Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan & Pariwisata
Provinsi Kep. Bangka Belitung
Tempat Pendaftaran Peserta Rally :
Bangka :
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Jl. Pulau Mendanau no. 2 Komp. Perkantoran Terpadu
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
No Telp (0717) 431143 No Fax (0717) 423115
Belitung :
• Pendaftaran : Ibu Upik.S
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Belitung
Jl. End. Sudirman No. 35 Tanjungpandan
Telp. (0719) 21035, Fax. (0719) 21035
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
• Pendaftaran : Pak Rusman (081809199026)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Belitung Timur
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
• Pendaftaran Levi Tour (Agus Levi)
Telp. 0817271339, (0719) 91460
Jl. Dsn Cemara I Manggar
Kamis, 18 November 2010
Cara buat Pacenote
Saya mencoba mengumpulkan informasi tentang pacenote baik dari internet, email maupun hasil diskusi dengan para navigator lainnya. Beberapa saya dapatkan info dari detik.com, webnya Nicky Grist dan lain-lainnya. Semoga bermanfaat…..
C.2. Mengikuti sudut jarum jam
Kebalikan dari sistem besaran angka, Beberapa pereli dunia memilih untuk menggunakan nomor 1-6 seperti angka pada jam (seperti sudut yang dihasilkan oleh kedua jarum jam). Misalnya 200 R (Kanan) 2 yang berarti bahwa di sekitar 200 meter jalan belok ke kanan dengan sudut setara dengan kurang dari 90 derajat. Disenanginya sistem ini dikarenakan juga dapat dikombinasikan dengan penggunaan persneling (gigi) sesuai dengan angka, misalnya penomoran 1 (Hairpin), mengingatkan driver bahwa tikungan tersebut memerlukan penggunaan 1st gear, sementara dengan penomoran 3 mungkin diambil rata di persneling tiga. Misalnya 200 R (Kanan) 3 tightens, ini menggambarkan sekitar 200 meter jalan belok ke kanan, dan tikungan ini cukup tajam atau tightens sehingga digunakan posisi 3rd gear.
Sejalan dengan sistem-sistem tersebut di atas, ada singkatan lain yang akan dikombinasikan kedalam sistem yang dipilih, Berikut ini adalah singkatan tersebut :
1. Immd = Immediate (jarak antara petunjuk kurang dari 30 meter)
2. . (titik) = contoh : 5R.2L artinya Kanan 5 diikuti dengan Kiri 2
3. = into (jarak antara tikungan ke tikungan selanjutnya sekitar 10m - 20m)
4. + = and (jarak antara tikungan ke tikungan selanjutnya sekitar 20m - 30m apart)
5. panah atas = uphill
6. panah bawah = downhill
7. < = opens (terbuka)
8. > = tightens (sempit)
9. C = Crest
10. Jmp = Jump
11. / = over or through (lebih dari atau melalui)
12. Turn = used at road juntions.
13. late = apex of corner is late (sudut puncak sebuah tikungan berada di akhir tikungannya)
14. Care = a little careful (sedikit hati-hati)
15. ! = Caution (Berbahaya)
16. !! = Danger (sangat berbahaya)
17. Lg = Long (tikungannya agak memanjang)
18. vLg = Very Long
19. Immd = Immediate (distance between instructions is less than 30 metres)
20. k.l = Keep Left
21. k.r = Keep Right
22. in = take tight line
23. = Flat
Semua sistem diatas dapat anda pilih tergantung pada kebiasaan driver agar merasa nyaman dan dapat berkomunikasi dengan navigatornya yang menggunakan “bahasa” yang singkat, informative dan mudah.
Ada petunjuk lain yang dapat ditambahkan ke dalam jenis catatan di atas untuk membuat mereka lebih deskriptif, seperti apakah jalannya sempit atau open (terbuka), apakah ada lubang di jalan yang harus dihindari karena dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan, atau dapatkah tikungan tersebut dipotong (cut) sehingga kecepatan kendaraan dapat lebih cepat masuk tikungannya.
Disinilah tugas navigator untuk memberikan petunjuk gambaran kepada driver dengan mudah, dan dapat dimengerti dengan cepat. Saya menganjurkan untuk tim baru untuk memulai dengan catatan sederhana dan kemudian mengembangkan tingkat selanjutnya tentang keterangan apa yang akan digunakan sehingga menjadi lebih nyaman agar dapat mengendarai kendaraan relinya dengan cepat dan aman.
Dalam dunia reli, pacenote merupakan metode yang umum digunakan untuk mendeskripsikan rute yang dijalani secara lengkap, termasuk rute mana yang harus dipilih, ke arah mana harus membelok dan lainnya.
Pacenote juga bisa menentukan bagaimana mobil harus dikemudikan lewat catatan-catatan detail, antara lain seperti jarak, tingkat dan tajamnya belokan, tingkat kesulitan tikungan, tanjakan dan lompatan bukit, kondisi dan tipe permukaan lintasan, lubang di lintasan ataupun instruksi khusus lainnya.
Jenis PacenotePacenote biasanya terdiri dari tiga jenis dasar catatan yang digunakan. Ada yang Deskriptif, Sudut, dan Bilangan. Setiap jenis ini dipilih oleh para pereli untuk memberikan pandangan keadaan jalan yang akan dilaluinya. Intinya Pacenote adalah petunjuk singkat yang disepakati dan dimengerti oleh Driver dan Navigator untuk memberikan arah dan keadaan jalan yang akan dilaluinya di setiap SS.
Berikut jenis-jenis pacenote yang digunakan :
A. Sistem Deskriptif
Seperti namanya, jenis ini menggunakan pembukuan irama kata (deskriptif) untuk menjelaskan keadaan tikungan dan keadaan SS. Misalnya, keadaan tikungan dapat dijelaskan sebagai Flat (tikungan yang mempunyai sudut > 120 derajat), Fast (tikungan yang dapat dilalui dengan cepat), Medium (tikungan yang mempunyai sudut mendekati 90 derajat), Square/90 derajat (tikungan yang membentuk sudut 90 derajat) dan Hairpin (tikungan yang berbentuk tusuk konde atau balik arah).
Jadi pacenote anda menjadi : Flat kiri atau kanan Medium atau dapat ditambahkan perkiraan jarak seperti 200 Medium kanan yang berarti bahwa di sekitar 200 meter; jalan berbelok ke kanan, dan dan mempunyai sudut tikungan mendekati 90 derajat.
B. Sistem Sudut
Sesuai dengan namanya jenis pacenote ini menggunakan sudut untuk menjelaskan keadaan special stage (SS). Misalnya tikungan-tikungan dapat diberikan angka sudut seperti 160 (Flat), 130 (Fast), 100 (Medium), 90, dan 45 (Hairpin). Hal ini dapat dianggap lebih baik daripada metode deskriptif, karena memberikan gambaran untuk driver yang lebih baik tentang bagaimana keadaan tikungan didepan.
Jadi pacenote anda menjadi : kiri/kanan 45 atau 100.
Dapat juga diberikan jarak didepannya seperti 200 kanan 100, yang berarti bahwa di sekitar 200 meter jalan belok ke kanan, dengan sudut sekitar 100 derajat. Hati-hati karena terlalu banyak angka jarak dengan sudut yang hampir sama besarannya sehingga dikhawatirkan akan tertukar antara besaran jarak dengan besaran sudut tikungan didalam pikiran sang Driver nanti.
Jenis PacenotePacenote biasanya terdiri dari tiga jenis dasar catatan yang digunakan. Ada yang Deskriptif, Sudut, dan Bilangan. Setiap jenis ini dipilih oleh para pereli untuk memberikan pandangan keadaan jalan yang akan dilaluinya. Intinya Pacenote adalah petunjuk singkat yang disepakati dan dimengerti oleh Driver dan Navigator untuk memberikan arah dan keadaan jalan yang akan dilaluinya di setiap SS.
Berikut jenis-jenis pacenote yang digunakan :
A. Sistem Deskriptif
Seperti namanya, jenis ini menggunakan pembukuan irama kata (deskriptif) untuk menjelaskan keadaan tikungan dan keadaan SS. Misalnya, keadaan tikungan dapat dijelaskan sebagai Flat (tikungan yang mempunyai sudut > 120 derajat), Fast (tikungan yang dapat dilalui dengan cepat), Medium (tikungan yang mempunyai sudut mendekati 90 derajat), Square/90 derajat (tikungan yang membentuk sudut 90 derajat) dan Hairpin (tikungan yang berbentuk tusuk konde atau balik arah).
Jadi pacenote anda menjadi : Flat kiri atau kanan Medium atau dapat ditambahkan perkiraan jarak seperti 200 Medium kanan yang berarti bahwa di sekitar 200 meter; jalan berbelok ke kanan, dan dan mempunyai sudut tikungan mendekati 90 derajat.
B. Sistem Sudut
Sesuai dengan namanya jenis pacenote ini menggunakan sudut untuk menjelaskan keadaan special stage (SS). Misalnya tikungan-tikungan dapat diberikan angka sudut seperti 160 (Flat), 130 (Fast), 100 (Medium), 90, dan 45 (Hairpin). Hal ini dapat dianggap lebih baik daripada metode deskriptif, karena memberikan gambaran untuk driver yang lebih baik tentang bagaimana keadaan tikungan didepan.
Jadi pacenote anda menjadi : kiri/kanan 45 atau 100.
Dapat juga diberikan jarak didepannya seperti 200 kanan 100, yang berarti bahwa di sekitar 200 meter jalan belok ke kanan, dengan sudut sekitar 100 derajat. Hati-hati karena terlalu banyak angka jarak dengan sudut yang hampir sama besarannya sehingga dikhawatirkan akan tertukar antara besaran jarak dengan besaran sudut tikungan didalam pikiran sang Driver nanti.
C. Sistem BilanganSaat ini jenis ini banyak disukai oleh para pereli baik dalam maupun luar negeri dikarenakan sangat detail dan mudah untuk diucapkan maupun dicerna oleh driver dan navigator.
Biasanya para pereli memberikan angka 1 sampai dengan 8 atau ada juga yang hanya menggunakan angka 1 sampai 6 dan tergantung dari kesepakatan masing-masing pereli angka berapa yang menggambarkan sudut tikungan yang berbahaya atau sempit. Ada beberapa variasi dalam menggunakan sistem penomoran ini :
C.1. Mengikuti dari besaran angka
Sistem ini dipilih dengan menyatakan nilai 1 adalah angka yang paling rendah untuk menggambarkan keadaan tikungan (Fast) sampai dipilih angka yang terbesar misalnya angka 6 yang menggambarkan sudut tikungan yang sempit (Hairpin) atau dapat dikatakan juga besaran nilai tikungan ditentukan dengan mengikuti arah tulip. (bundaran dibawah adalah asal kita dan tanda panah merupakan arah/belokan yang dituju).
Perpaduan tersebut dinamakan “Irlandia Pacenote” dan banyak digunakan oleh pereli Inggris. Adapun untuk angka yang digunakan dapat dilihat pada contoh gambar dikiri anda. (untuk arah kekiri kebalikan dari gambar tersebut)
Biasanya para pereli memberikan angka 1 sampai dengan 8 atau ada juga yang hanya menggunakan angka 1 sampai 6 dan tergantung dari kesepakatan masing-masing pereli angka berapa yang menggambarkan sudut tikungan yang berbahaya atau sempit. Ada beberapa variasi dalam menggunakan sistem penomoran ini :
C.1. Mengikuti dari besaran angkaSistem ini dipilih dengan menyatakan nilai 1 adalah angka yang paling rendah untuk menggambarkan keadaan tikungan (Fast) sampai dipilih angka yang terbesar misalnya angka 6 yang menggambarkan sudut tikungan yang sempit (Hairpin) atau dapat dikatakan juga besaran nilai tikungan ditentukan dengan mengikuti arah tulip. (bundaran dibawah adalah asal kita dan tanda panah merupakan arah/belokan yang dituju).
Perpaduan tersebut dinamakan “Irlandia Pacenote” dan banyak digunakan oleh pereli Inggris. Adapun untuk angka yang digunakan dapat dilihat pada contoh gambar dikiri anda. (untuk arah kekiri kebalikan dari gambar tersebut)
C.2. Mengikuti sudut jarum jam
Kebalikan dari sistem besaran angka, Beberapa pereli dunia memilih untuk menggunakan nomor 1-6 seperti angka pada jam (seperti sudut yang dihasilkan oleh kedua jarum jam). Misalnya 200 R (Kanan) 2 yang berarti bahwa di sekitar 200 meter jalan belok ke kanan dengan sudut setara dengan kurang dari 90 derajat. Disenanginya sistem ini dikarenakan juga dapat dikombinasikan dengan penggunaan persneling (gigi) sesuai dengan angka, misalnya penomoran 1 (Hairpin), mengingatkan driver bahwa tikungan tersebut memerlukan penggunaan 1st gear, sementara dengan penomoran 3 mungkin diambil rata di persneling tiga. Misalnya 200 R (Kanan) 3 tightens, ini menggambarkan sekitar 200 meter jalan belok ke kanan, dan tikungan ini cukup tajam atau tightens sehingga digunakan posisi 3rd gear.
Sejalan dengan sistem-sistem tersebut di atas, ada singkatan lain yang akan dikombinasikan kedalam sistem yang dipilih, Berikut ini adalah singkatan tersebut :
1. Immd = Immediate (jarak antara petunjuk kurang dari 30 meter)
2. . (titik) = contoh : 5R.2L artinya Kanan 5 diikuti dengan Kiri 2
3. = into (jarak antara tikungan ke tikungan selanjutnya sekitar 10m - 20m)
4. + = and (jarak antara tikungan ke tikungan selanjutnya sekitar 20m - 30m apart)
5. panah atas = uphill
6. panah bawah = downhill
7. < = opens (terbuka)
8. > = tightens (sempit)
9. C = Crest
10. Jmp = Jump
11. / = over or through (lebih dari atau melalui)
12. Turn = used at road juntions.
13. late = apex of corner is late (sudut puncak sebuah tikungan berada di akhir tikungannya)
14. Care = a little careful (sedikit hati-hati)
15. ! = Caution (Berbahaya)
16. !! = Danger (sangat berbahaya)
17. Lg = Long (tikungannya agak memanjang)
18. vLg = Very Long
19. Immd = Immediate (distance between instructions is less than 30 metres)
20. k.l = Keep Left
21. k.r = Keep Right
22. in = take tight line
23. = Flat
Semua sistem diatas dapat anda pilih tergantung pada kebiasaan driver agar merasa nyaman dan dapat berkomunikasi dengan navigatornya yang menggunakan “bahasa” yang singkat, informative dan mudah.
Ada petunjuk lain yang dapat ditambahkan ke dalam jenis catatan di atas untuk membuat mereka lebih deskriptif, seperti apakah jalannya sempit atau open (terbuka), apakah ada lubang di jalan yang harus dihindari karena dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan, atau dapatkah tikungan tersebut dipotong (cut) sehingga kecepatan kendaraan dapat lebih cepat masuk tikungannya.
Disinilah tugas navigator untuk memberikan petunjuk gambaran kepada driver dengan mudah, dan dapat dimengerti dengan cepat. Saya menganjurkan untuk tim baru untuk memulai dengan catatan sederhana dan kemudian mengembangkan tingkat selanjutnya tentang keterangan apa yang akan digunakan sehingga menjadi lebih nyaman agar dapat mengendarai kendaraan relinya dengan cepat dan aman.
NARASUMBER : Adi Wibowo (interallyers.blogspot.com)
Senin, 15 November 2010
Reli Jawa-Bali 2007
Ini merupakan reli Jawa Bali pertama saya. Event sepuluh tahunana ini terakhir diadakan pada tahun 1997, dan di tahun 2007 saya mendapat kesempatan untuk mengikutinya. Reli ini terbagi atas 2 seri, yaitu: pertama start finish dari Banten menuju Jogya, lalu yang kedua start finish Jogya menuju Bali. Pada seri pertama saya menduduki posisi juara 2 kejuaraan umum. Lalu seri kedua saya berhasil mengambil alih posisi hingga menduduki posisi pertama di akhir even. Ini menjadi salah satu reli yg saya kenang, sangat memoriable. Terima kasih buat Roy Ardianto, Bapak Santoso, rekan Adinta Santosa buat kerjasamanya. Sukses buat reli Jawa Bali, semoga di tahun 2017 reli ini kembali diadakan.
Kamis, 11 November 2010
Rakernas IMI
Setelah Rakernas IMI yang diadakan di hotel Sahid tanggal 28-29 Oktober 2010 lalu, bidang Olah Raga PP IMI berhasil menyusun Kalender Kejurnas untuk seluruh cabang olah raga baik motor dan mobil dan membahas kondisi Kejurnas 2010 seperti, Kejurnas Motorcross akan dikembalikan kepada para Pengprov, Usulan perubahan aturan lomba di cabang Karting dan lainnya maupun kondsi Kejurnas bagi olah raga yang terpuruk dengan mencari Promotor atau menawarkan ke Pengprov untuk cabang Rally, Sprint Rally, Speed OffRoad dan hanya ada satu promotor nasional di cabang olah raga Slalom.
Kalender yang berhasil disusun ini masih tentative dikarenakan masih ada waktu bagi promotor maupun Pengprov untuk memilih jadwal untuk cabang olah raga masing-masing hingga tanggal 10 Dedsember 2010.
Berikut Jadwal Tentative Kejurnas 2011 untuk bidang Roda 4 yang diminati oleh para Pengprov atau Promotor
BALAP MOBIL
Kalender yang berhasil disusun ini masih tentative dikarenakan masih ada waktu bagi promotor maupun Pengprov untuk memilih jadwal untuk cabang olah raga masing-masing hingga tanggal 10 Dedsember 2010.
Berikut Jadwal Tentative Kejurnas 2011 untuk bidang Roda 4 yang diminati oleh para Pengprov atau Promotor
BALAP MOBIL
Belum ada jadwal dari 5 seri yang direncanakan
DRAG RACE
1. 27 Maret, Pengprov DIY
2. 29 Mei, Pengprov Jatim
3. 24 Juli, Pengprov Jatim
4. 25 September, Pengprov Jatim/Sumut
KARTING
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada 27 Februari oleh Pengrov DKI
RALLY
Baru terdaftar 1 seri dari 4 seri yang dijadwalkan pada 15 Mei oleh Pengrov Kaltim
SPRINT RALLY
Belum ada yang mengambil 4 seri yang dijadwalkan
SPEED OFFROAD/AUTOCROSS
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada oleh Pengrov DKI
ADVENTURE OFF ROAD
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada 3 Juli oleh Pengrov Banten
SLALOM
Masih dibawah Promotor Nasional, rencana akan digulir 9 seri
TIME RALLY
1. 03 April, Pengprov Babel
2. 01 Mei, Pengprov Jabar
3. 22 Mei, Pengprov Kalteng
4. 05 Juni, Pengprov Sumsel
5. 03 Juli, Pengprov Kaltim
6. 25 Sept, Pengprov DIY
7. 27 Nov, Pengprov Bali
1. 27 Maret, Pengprov DIY
2. 29 Mei, Pengprov Jatim
3. 24 Juli, Pengprov Jatim
4. 25 September, Pengprov Jatim/Sumut
KARTING
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada 27 Februari oleh Pengrov DKI
RALLY
Baru terdaftar 1 seri dari 4 seri yang dijadwalkan pada 15 Mei oleh Pengrov Kaltim
SPRINT RALLY
Belum ada yang mengambil 4 seri yang dijadwalkan
SPEED OFFROAD/AUTOCROSS
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada oleh Pengrov DKI
ADVENTURE OFF ROAD
Baru terdaftar 1 seri dari 5 seri yang dijadwalkan pada 3 Juli oleh Pengrov Banten
SLALOM
Masih dibawah Promotor Nasional, rencana akan digulir 9 seri
TIME RALLY
1. 03 April, Pengprov Babel
2. 01 Mei, Pengprov Jabar
3. 22 Mei, Pengprov Kalteng
4. 05 Juni, Pengprov Sumsel
5. 03 Juli, Pengprov Kaltim
6. 25 Sept, Pengprov DIY
7. 27 Nov, Pengprov Bali
Selasa, 09 November 2010
KEJURNAS TIME RALLY BANTEN 2010
Kejurnas time rally Banten 2010, dimulai dengan scrutinering kendaraan di kantor walikota banten pada hari jum'at 5 november 2010. Lalu dilanjutkan dgn briefing peserta dan pembagian nomer start.
Sabtu, 6 november 2010:
Trayek 1
start reli dimulai di pendopo kentor gubernur banten. Saya mendapat nomer start 002. Saya sebagai driver, Adinta Santosa (juara nasional 2007, 2008) sebagai navigator bersama Satya Wardhana. Reli dimulai menyusuri kota banten menuju kota pandeglang. Rute trayek 1 cukup menantang, karena adrenalin kita benar2 teruji. Melewati beberapa KKD, pal kilometer, serta nama jalan yg kurang familiar buat saya. Beruntung kesigapan navi saya cukup membantu untuk menyelesaikan soal yg diberikan oleh panitia. Finish trayek 1 di pendopo bupati banten.
Trayek 2
trayek 2 ini pertama2 kita langsung dikejutkan dgn sub kecepatan tetap detik seputaran kota pandeglang. bersyukur bisa dilalui dengan mudah. rute untuk trayek ini menuju pantai carita, lebih tepatnya hotel lippo carita. ga ada halangan berarti dalam menyelesaikan soal untuk trayek 2 ini. hanya saja mobil yg kita tumpangi harus melewati jalan yg kurang bersahabat. hihi....
Hasil report untuk etape 1 hari sabtu, kita menduduki peringkat 1 utk start hari minggu.
Trayek 3
ditrayek yg menempuh jarak 110km ini kita disuguhi dengan hujan yg deras. Minggu pagi terasa dingin untuk mengawali trayek 3 ini yg akan berakhir finish di lippo carita(tempat kita start). trik2 PAD sudah seperti biasanya.
Hasil keseluruhan, kita mendapatkan Juara 1 umum, juara etape 1, juara seeded A, juara tetap detik.
Terima kasih buat Satya Wardhana, Adinta Santosa, kalian memang spektakuler!!
Sabtu, 6 november 2010:
Trayek 1
start reli dimulai di pendopo kentor gubernur banten. Saya mendapat nomer start 002. Saya sebagai driver, Adinta Santosa (juara nasional 2007, 2008) sebagai navigator bersama Satya Wardhana. Reli dimulai menyusuri kota banten menuju kota pandeglang. Rute trayek 1 cukup menantang, karena adrenalin kita benar2 teruji. Melewati beberapa KKD, pal kilometer, serta nama jalan yg kurang familiar buat saya. Beruntung kesigapan navi saya cukup membantu untuk menyelesaikan soal yg diberikan oleh panitia. Finish trayek 1 di pendopo bupati banten.
Trayek 2
trayek 2 ini pertama2 kita langsung dikejutkan dgn sub kecepatan tetap detik seputaran kota pandeglang. bersyukur bisa dilalui dengan mudah. rute untuk trayek ini menuju pantai carita, lebih tepatnya hotel lippo carita. ga ada halangan berarti dalam menyelesaikan soal untuk trayek 2 ini. hanya saja mobil yg kita tumpangi harus melewati jalan yg kurang bersahabat. hihi....
Hasil report untuk etape 1 hari sabtu, kita menduduki peringkat 1 utk start hari minggu.
Trayek 3
ditrayek yg menempuh jarak 110km ini kita disuguhi dengan hujan yg deras. Minggu pagi terasa dingin untuk mengawali trayek 3 ini yg akan berakhir finish di lippo carita(tempat kita start). trik2 PAD sudah seperti biasanya.
Hasil keseluruhan, kita mendapatkan Juara 1 umum, juara etape 1, juara seeded A, juara tetap detik.
Terima kasih buat Satya Wardhana, Adinta Santosa, kalian memang spektakuler!!
Rabu, 03 November 2010
Kejurnas Time Rally Jogya
acara makan malam sekaligus pembagian hadiah. Aditya Rakatama, Candra Hadiqadriman, Satya Wardana berhasil menjadi juara umum 3. Dityas Sonanta, Arisna "nendi", Atiek Wahyu, berhasil menjadi juara 3 pemula. Selamat buat kita semua. Salam TN'ers...
kejurnas time reli jogya '06
kejurnas time reli jogya 2006. alhamdulillah dapet juara 6 umum. klo dilihat dari prosesnya, ini pencapaian maksimal dari apa yg kita jalani selama reli dua hari di jogya. melihat hasil rekap dari etape pertama, kita start ulang untuk hari kedua berada rombongan start terakhir. usaha dan kerjasama tim sangat dibutuhkan. terutama mental. kita sudah teruji. salam tn'ers...
JTMR 2010 rally
Juara umum 1 Jakarta Toyota Metropolitan Rally 2010. Candra Hadiqadriman, Arisna "nendi", Satya Wardana".
ROTR 2010 Surabaya
juara rotr jakarta mendapatkan kesempatan mengikuti reli rotr seri surabaya. Tim jakarta diperkuat Arisna "nendi", Satya Wardana, Atiek Wahyu, Candra Hadiqadriman. Start dan finish di Pakuwon City.
Selasa, 02 November 2010
ROTR 2010 Jakarta
juara umum 1 Ramadhan On The Road 2010 di Jakarta.
Satya Wardana, Candra Hadiqadriman, Arisna "nendi"
Satya Wardana, Candra Hadiqadriman, Arisna "nendi"
Langganan:
Postingan (Atom)


















